Jumat, 27 Januari 2017
Rabu, 25 Januari 2017
Opening Meeting – Resurveilance ISO 9001:2008 Universitas Esa Unggul
Selamat Datang kepada Auditor dari URS Services Indonesia” Heri Rusmanto dan Dian Nandariardi ” Pada Resurveilance Itinerary ISO 9001:2008 Universitas Esa Unggul tanggal 24 & 25 Januari 2017, ISO 9001:2008 ruang lingkup “ Management of Higher Education and Academic Services ” untuk jenjang Diploma, Strata-1 dan Strata-2 serta mencakup seluruh sivitas akademika meliputi fakultas, program studi dan unit pendukung, mulai dari penerimaan mahasiswa baru sampai dengan penanganan alumni UEU.
ISO 9001:2008 merupakan persyaratan sistem manajemen mutu yang fokus pada efektifitas proses continual improvement, dimana dalam setiap proses senantiasa membutuhkan perencanaan yang matang, implementasi yang terukur dengan jelas, dilakukan evaluasi dan analisis data yang akurat serta tindakan perbaikan yang sesuai dan monitoring pelaksanaannya agar benar-benar bisa menuntaskan masalah yang terjadi di organisasi.Sementara itu IWA-2:2007 sendiri adalah panduan penerapan untuk sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 bagi institusi pendidikan.
Selain itu, Sertifikat ISO 9001:2008/IWA-2:2007 ini merupakan bukti komitmen dari seluruh sivitas akademika UEU untuk secara konsisten menerapkan dan menjalankan sistem manajemen mutu yang telah disesuaikan dengan persyaratan ISO 9001:2008/IWA-2:2007 sebagai pedoman kerja serta secara terus menerus menyempurnakannya menuju sistem kerja yang lebih efektif dan efisien sehingga kepuasan pelanggan selalu dapat diperoleh dan ditingkatkan.
Closing Meeting – Resurveilance ISO 9001:2008 Universitas Esa Unggul
Closing meeting iso 9001 : 2008
Universitas Esa Unggul Rabu 25 januari 2017, meeting Di hadiri oleh
Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi dan Kepala Biro dilingkungan
Universitas Esa Unggul.
Pihak Auditor dari URS Services Indonesia” Heri Rusmanto dan Dian Nandariardi ” Pada Resurveilance Itinerary ISO 9001:2008 di Universitas Esa Unggul tanggal 24 & 25 Januari 2017 pada acara closing meeting memaparkan temuan temuan di masing masing unit yang di audit dan hasil dari audit dinyatakan Universitas Esa Unggul layak dan berhak untuk meneruskan Iso 9001:2008 untuk selanjutnya sertifikat iso 9001 :2008 dan akan dilakukan up grade ke tahap iso 9001 : 2015 yang akan di autur pada acara audit selanjutnya.
Pihak Auditor dari URS Services Indonesia” Heri Rusmanto dan Dian Nandariardi ” Pada Resurveilance Itinerary ISO 9001:2008 di Universitas Esa Unggul tanggal 24 & 25 Januari 2017 pada acara closing meeting memaparkan temuan temuan di masing masing unit yang di audit dan hasil dari audit dinyatakan Universitas Esa Unggul layak dan berhak untuk meneruskan Iso 9001:2008 untuk selanjutnya sertifikat iso 9001 :2008 dan akan dilakukan up grade ke tahap iso 9001 : 2015 yang akan di autur pada acara audit selanjutnya.
Acara selanjutnya di tutup oleh Rektor Esa Unggul yang menyampaikan terima kasih atas hasil hari ini merupakan hasil kerja dari semua unit di Esa Unggul dan hasil temuan dari audit akan menjadi bahan penyempurnaan di kemudian hari agar Universitas Esa Unggul dapat terus berkembang dan menjadi pilihan Generasi muda untuk masa depan yang lebih baik. Karena Esa Unggul bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah di berikan oleh para mahasiswanya.
Senin, 23 Januari 2017
Kurikulum Nasional Berbasis Kompetensi Mengacu pada KKNI
Kurikulum Nasional Berbasis Kompetensi Mengacu pada KKNI
Universitas
Esa Unggul melalui Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) dalam rangka
perubahan kurikulum Universitas yang mengacu pada KKNI meyelenggarakan
Workshop , penyusunan kurikulum berbasis KKNI, dengan pembicara Dr.Ir.
Illah Sailah, MS,(Koordinator KOPERTIS Wilayah 3) senin 23 januari 2017,
r 207 , di hadiri oleh Rektor, wakil rektor, dekan, kaprodi dan dosen
universitas esa unggul, acara di buka langsung oleh Rektor Universitas
Esa Unggul Dr. Ir. Arief kusuma,A.P,MBA. dan diakhiri oleh sesi Tanya
jawab serta penyerahan cinderamata dari esa unggul kepada nara sumber.
Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Lampirannya yang menjadi acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secara nasional, juknis Perpres ini Permendikbud no. 73 Tahun 2013
Terbitnya Perpres No. 08 tahun 2012 dan UU PT No. 12 Tahun 2012
Pasal 29 ayat (1), (2), dan (3) telah berdampak pada kurikulum dan
pengelolaannya di setiap program. Kurikulum yang pada awalnya mengacu
pada pencapaian kompetensi menjadi mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes). Secara ringkas KKNI terdiri dari Sembilan level kualifikasi akademik SDM Indonesia.
Dengan
adanya KKNI ini diharapkan akan mengubah cara melihat kompetensi
seseorang, tidak lagi semata Ijazah tapi dengan melihat kepada kerangka
kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan
terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas (formal, non formal,
atau in formal) yang akuntanbel dan transparan.
Pelaksanaan
KKNI melalui 8 tahapan yaitu melalui penetapan Profil Kelulusan,
Merumuskan Learning Outcomes, Merumuskan Kompetensi Bahan Kajian,
Pemetaan LO Bahan Kajian, Pengemasan Matakuliah, Penyusunan Kerangka
kurikulum, Penyusuan Rencana Perkuliahan.
Kompetensi
adalah akumulasi kemampuan seseorang dalam melaksanakan suatu deskripsi
kerja secara terukur melalui asesmen yang terstruktur, mencakup aspek
kemandirian dan tanggung jawab individu pada bidang kerjanya.
Capaian
Pembelajaran (learning outcomes) merupakan internalisasi dan akumulasi
ilmu pengetahuan, ketrampilan, sikap, dan kompetensi yang dicapai
melalui proses pendidikan yang terstruktur dan mencakup suatu bidang
ilmu/keahlian tertentu atau melalui pengalaman kerja.
Untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruaan tinggi. Rambu-rambu yang harus dipenuhi di tiap jenjang perlu dapat membedakan:
- Learning Outcomes
- Jumlah sks
- Waktu studi minimum
- Mata Kuliah Wajib : untuk mencapai hasil pembelajaran dengan kompetensi umum
- Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa
- Akuntabilitas asesmen
- Perlunya Diploma Supplement (surat keterangan pelengkap ijazah dan transkrip)
Selasa, 17 Januari 2017
MoU Pengembangan Perguruan Tinggi, Universitas Esa Unggul Bekerjasama dengan SEAMEO SEAMOLEC
MoU Pengembangan Perguruan Tinggi, Universitas Esa Unggul Bekerjasama dengan SEAMEO SEAMOLEC
Universitas Esa Unggul bekerjasama
dengan The Southeast Asian Minister Of Education Organization Regional
Open Learning Center (Seameo Seamolec) mendatangani Memorandum of
Understanding (MoU) Pengembangan Perguruan Tinggi yang berlangsung di
Gedung SEAMOLEC Kompleks Universitas Terbuka, Pamulang, Tangerang
Selatan, pada Senin (16/1/17).
MOU ditandatangani oleh Rektor
Universitas Esa Unggul dan Direktur SEAMOLEC, bersamaan itu juga di
tandatangai MOU serupa dengan 7 perguruan tinggi yang tersebar di
Indonesia. Rektor Universitas Esa Unggul menegaskan sangat berterima
kasih sudah menjadi rekan SEAMOLEC dengan di tandatangi MOU ini, dan
berharap kedepan dapat terus meningkatkan kerjasama dan dalam
pengelolaan perguruan tinggi.
Acara yang dibuka langsung oleh Direktur
SEAMOLEC Dr. Abi Sujak, M. Sc, di lanjutkan dengan sambutan Rektor
Universitas Esa Unggul dan beberapa wakil perguruan tinggi lainnya.
SEAMEO Regional Open Learning Centre
(SEAMOLEC) merupakan salah satu pusat yang didirikan oleh SEAMEO pada
tanggal 27 Februari 1997. Tugas utama SEAMOLEC adalah membantu berbagai
institusi dan negara, terutama di Asia Tenggara, dalam mengembangkan
kemampuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah pendidikan dan
menemukan solusi alternatif melalui pemanfaatan melakukan proses
pembelajaran jarak jauh (PJJ) terutama yang berbasis TIK. Kegiatan
SEAMOLEC meliputi pemberdayaan institusi pendidikan dalam pengembangan
PJJ yang berbasis teknologi komunikasi dan informasi melalui penelitian
dan pengembangan, pelatihan, konsultasi, dan penyediaan jaringan tenaga
ahli di bidang PJJ yang berbasis TIK.
Kamis, 12 Januari 2017
Universitas Esa Unggul Bekerja Sama Dengan CitraRaya Tangerang Segera Membangun Kampus Citra II Pada Tahun 2017
Universitas Esa Unggul Bekerja Sama Dengan CitraRaya Tangerang Segera Membangun Kampus Citra II Pada Tahun 2017
Tangerang, 11 Januari 2017, Universitas
Esa Unggul (UEU) yang berpusat di Jl. Arjuna Utara no. 9, Kebon Jeruk,
Jakarta telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk
pembelian lahan di CitraRaya Tangerang, yang merupakan group pengembang
Ciputra. Pembangunan gedung perkuliahan (Kampus Citra II) diharapkan
dapat segera dilakukan pada tahun 2017 ini setelah seluruh perizinan
yang terkait diperoleh sehingga siap untuk digunakan pada tahun akademik
2019/2020.
Pembangunan Kampus Citra II ini untuk
melengkapi kesuksesan pembukaan Kampus Citra I Universitas Esa Unggul
yang berlokasi Jl. CitraRaya Boulevard Ecopolis SA Blok VD.02 pada tahun
2016 yang diawali dengan menyelenggarakan program studi Teknik Industri
dan saat ini telah memiliki mahasiswa hingga ratusan orang. Melihat
tingginya animo masyarakat dan sejalan dengan semakin pesatnya
perkembangan kawasan pemukiman CitraRaya sebagai kota mandiri di barat
Jakarta, diperkirakan 2 tahun kedepan, kampus Citra I tidak akan mampu
menampung mahasiswa baru, sehingga diperlukan pembangunan gedung
perkuliahan yang lebih representative dan luas. Hal ini juga
sejalan dengan rencana UEU untuk membuka beberapa prodi baru selain
Teknik Industri yang telah terselenggara. Prodi yang akan segera dibuka
adalah Teknik Informatika dan Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen,
Hukum, Psikologi, Ilmu komunikasi, Pendidikan Guru SD; dimana umumnya
prodi-prodi tsb telah terakreditasi sangat baik (A). Selain itu, UEU
juga sedang mempersiapkan untuk menyelenggarakan program Magister (S2)
meliputi: Magister Manajemen (MM), Magister Hukum (MH), dan Magister
Ilmu Komunikasi (M.Ikom).
Kampus Citra II akan menempati lahan kurang lebih 2 hektar, dan dilengkapi dengan fasilitas laboratorium, library
dan fasilitas pendukung perkuliahan lainnya. Sebagai bagian dari
pengembangan Universitas Esa Unggul, maka kampus UEU CitraRaya juga
memiliki fasilitas laboratorium, sarana dan prasarana, sistem akademik
dan operasional yang sama dengan kampus pusat, sehingga tidak ada
keraguan bagi calon mahasiswa yang berdomisili di CitraRaya, Tangerang
bahkan Serang untuk memilih Kampus UEU CitraRaya.
“Kerjasama dengan Universitas Esa Unggul
merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus menambah
fasilitas skala kota mandiri di CitraRaya, dimana fasilitas pendidikan
ini dapat dinikmati oleh warga CitraRaya dan sekitar. CitraRaya
merupakan kawasan kota mandiri yang telah dikembangkan sejak 1994. Saat
ini di CitraRaya sudah terbangun lebih dari 24.500 unit rumah dengan
jumlah populasi lebih dari 65.000 jiwa. Jumlah fasilitas di CitraRaya
sudah banyak dan lengkap, dari fasilitas pendidikan, kesehatan, retail,
rekreasi, ibadah dan lain-lain. Dengan luas pengembangan sebesar 2.760
Ha, CitraRaya akan terus menambah populasi dan fasilitas baru untuk
menjadikan kawasan CitraRaya sebagai tempat terbaik untuk tinggal,
berbisnis, dan berinvestasi di Barat Jakarta,” kata Budiarsa
Sastrawinata, selaku Direktur Utama PT. Ciputra Residence dalam acara “Penandatanganan MoU Antara PT Ciputra Residence & Universitas Esa Unggul Dalam pembangunan Kampus Citra II Universitas Esa Unggul” Rabu, 11/01/2017.
Budiarsa Sastrawinata menjelaskan lokasi
Kampus Citra II UEU dekat dengan CitraRaya City Center yang merupakan
CBD Area Terbaru CitraRaya seluas 15 Ha dimana akan dibangun Mall
Ciputra, Apartment, Hotel, dan Commercial Center lainnya.
Seperti diketahui, Universitas Esa
Unggul yang didirikan pada tahun 1993 di bawah naungan Yayasan
Pendidikan Kemala Mencerdaskan Bangsa adalah Perguruan Tinggi Swasta
terkemuka dan merupakan salah satu Universitas Swasta terbaik di
Indonesia yang memiliki VISI: Menjadi perguruan tinggi
kelas dunia berbasis intelektualitas, kreatifitas dan kewirausahaan yang
unggul dalam mutu pengelolaan (proses) dan hasil (output) kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan MISI:
Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu dan relevan, Menciptakan
suasana akademik yang kondusif, Memberikan pelayanan prima kepada
seluruh pemangku kepentingan.
“Dalam satu dekade terakhir ini
Universitas Esa Unggul mengalami perkembangan yang sangat signifikan dan
menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkemuka di Jakarta.
Hingga saat ini Universitas Esa Unggul telah menyelenggarakan program
Strata 1 untuk program reguler, program internasional double degree,
program paralel dan pasca sarjana dengan 28 pilihan program studi yang
kesemuanya telah terakreditasi oleh BAN-PT. Selain kampus CitraRaya, UEU
yang memiliki kampus utama di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, juga telah
membuka kampus di Harapan Indah Bekasi yang tengah mempersiapkan
perkuliahan sejak tahun 2016 yang lalu dan akan menerima mahasiswa pada
tahun akademik 2017/2018 ini. Berbagai penghargaan, dalam dan luar
negeri telah diraih dan tidak membuat kami berpuas diri. Program
peningkatan kualitas akademik mahasiswa dan dosen, pelayanan, sarana dan
prasarana, penelitian dan pengabdian masyarakat serta kualitas lulusan
menjadi prioritas utama untuk mencapai World Class University,” kata Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, MBA. selaku Rektor Universitas Esa Unggul.
“Kami yakin bergabungnya Universitas Esa
Unggul di CitraRaya Tangerang akan memberi manfaat bagi kedua belah
pihak untuk bertumbuh bersama kedepan, serta menambah kenyamanan dan
kemudahan bagi warga CitraRaya dan sekitarnya dengan tersedianya sarana
pendidikan tinggi yang berkualitas,” tutup Budiarsa Sastrawinata.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:Universitas Esa Unggul
Jl. Citra Raya Boulevard Ecopolis SA
Blok VD.02, CitraRaya
Ph. 021 22596025, 22596026
Mob. 081298529288, 081212120744
Email: kampuscitra@esaunggul.ac.id
Ellys Tan
Marketing Communication Manager
PT Ciputra Residence
P: +62-21-5960888 F: +62-21-5961060
Email : ellys.tan@ciputra.co.id
Minggu, 01 Januari 2017
Selamat Keiza Roslin Cikita Warouw, Mewakili Indonesia di Ajang Miss Universe 2016
Selamat Keiza Roslin Cikita Warouw, Mewakili Indonesia di Ajang Miss Universe 2016
Segenap Civitas Akademika Universitas
Esa Unggul mengucapkan Selamat Kepada Keiza Roslin Cikita Warouw, alumni
Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Teknik Informatika Angkatan 2012, yang
mewakili Indonesia di Ajang Miss Universe 2016, yang akan berlangsung 30
Januari mendatang di Manila, Filipina.
“Kezia Mohon doa dan dukungan dari
semuanya, karena dengan dukungan dan doa dari kalian juga sebelumnya,
Kezia bisa mendapatkan kesempatan ini” ujar Keiza.
Pengumuman Beasiswa Unggulan Universitas Esa Unggul 2017, Tahap I
Pengumuman Beasiswa Unggulan Universitas Esa Unggul 2017, Tahap I
Selamat dan Sukses Kepada penerima Beasiswa Unggulan Esa Unggul 100% 2017. Beasiswa Pendidikan ini berlaku s.d Semester 8 (selama mahasiswa mengikuti peraturan yang ada)Pengumuman Beasiswa Unggulan Universitas Esa Unggul 2017, Tahap I bisa dilihat di halaman ini
Kamis, 22 Desember 2016
Tim Basket Universitas Esa Unggul (The Swans) Borong Gelar Libama DKI 2016
Tim Basket Universitas Esa Unggul (The Swans) Borong Gelar Libama DKI 2016
Sebanyak 31 Tim Putra dan Putri dari 20
perguruan tinggi di Jakarta kembali bertarung pada Liga Bola Basket
Mahasiswa (Libama) Wilayah Kopertis 3 (DKI Jakarta) 2016. Libama yang
digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan berlangsung 7 seri mulai 8
November 2016 hingga semifinal pada 20 Desember 2016 dan diakhiri
dengan final pada 22 Desember 2016.
Pada puncaknya malam tadi The Swans menutup tahun 2016 dengan manis. The Swans di final memborong 5 gelar juara diantaranya:
- Putri juara 1 Libama DKI, Tim Putri Swans Juara Libama JKT 2016 setelah berhasil mengalahkan Universitas Negri Jakarta dengan score Universitas Esa Unggul 61-38 UNJ.
- Putra Juara 3 Libama DKI, Tim Putera Swans berhasil menduduki peringkat 3 di Libama Jakarta setelah mengalahkan Universitas Trisakti dengan score Universitas Esa Unggul 70-54 Trisakti.
- Top Scorer Putri : Dewa Ayu Made Sri Artha K. Dewi – Fakultas Ilmu Kesehatan (#9)
- Best Coach Putri di Libama Jakarta 2016, P. Abrizalt Hasiholan (pelatih dari Tim Puteri Esa Unggul)
- Best Player Putri : Kadek Pratita Citta Dewi – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (#7)
Gelar juara ini juga di warnai dengan
cederanya patah tangan Alfredo pemain putra Universitas Esa Unggul
ketika bertanding melawan Trisakti, setelah mendapat penanganan lebih
lanjut semoga lekas pulih kembali.
Sekali lagi selamat kepada The Swans yang telah berjuang dengan hasil sangat memuaskan di Libama DKI 2016 dengan tim-tim lawan yang secara kemampuan hampir merata. Selain piala, keempat besar tim juara memperoleh uang pembinaan.
Sekali lagi selamat kepada The Swans yang telah berjuang dengan hasil sangat memuaskan di Libama DKI 2016 dengan tim-tim lawan yang secara kemampuan hampir merata. Selain piala, keempat besar tim juara memperoleh uang pembinaan.
Libama Jakarta ialah Liga Bola Basket
Mahasiswa yang digelar secara rutin setiap tahun dan diikuti oleh tim
basket dari berbagai perguruan tinggi di Propinsi DKI Jakarta.
Tujuan Libama Jakarta sendiri yaitu
meningkatkan prestasi basket Mahasiswa DKI Jakarta, meningkatkan
kualitas karakter baik Mahasiswa/i di DKI Jakarta seperti integritas,
sportifitas dan semangat berkompetisi, meningkatkan hubungan baik antar
sesama mahasiswa/i yang berbeda kampus di Jakarta, seleksi Pemain /
Pelatih untuk menjadi anggota tim basket DKI Jakarta ke POM Nasional
2017 dan juga seleksi Tim Basket Perguruan Tinggi untuk mewakili DKI
Jakarta dalam Libama Nasional.
Dengan kerja keras dan partisipasi kita
semua, Libama Jakarta akan menjadi sarana berkompetisi basket yang
bergengsi tinggi bagi mahasiswa pecinta basketball di Jakarta / Kopertis
3. (rzr)
Selasa, 08 November 2016
Rekam medis – Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya
Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya membutuhkan tenaga Rekam Medis dengan kualifikasi sebagai berikut :
-- Download Rekam medis - Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya as PDF --
REKAM MEDIS – Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang Baru
Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang Baru sdang membutuhkan tenaga REKAM MEDIS dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Pria/Wanita, maksimal berumur 27 tahun.2. Pendidikan Min. D 3, diutamakan sudah berpengalaman.
3. Menguasai dengan baik tentang REKAM MEDIS
4. Jujur, giat, semangat, motivatif, proaktif dan ber Etika baik.
5. Memiliki KTP yang masih berlaku.
Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan, dapat mengirimkan surat lamaran lengkap beserta pas foto ke hosanamedica.cb_recruitment@yahoo.co.id /anisa_agusthin0808@yahoo.com
atau bisa langsung kirimkan ke alamat
Jln. Anggrek B2/2 Jababeka,Cikarang – Bekasi.
Pelamar yang lolos syarat administrasi akan dihubungi untuk melakukan tes wawancara.
Pelamar yang lolos syarat administrasi akan dihubungi untuk melakukan tes wawancara.
REKAM MEDIS – Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang Baru
Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang Baru sdang membutuhkan tenaga REKAM MEDIS dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Pria/Wanita, maksimal berumur 27 tahun.
2. Pendidikan Min. D 3, diutamakan sudah berpengalaman.
3. Menguasai dengan baik tentang REKAM MEDIS
4. Jujur, giat, semangat, motivatif, proaktif dan ber Etika baik.
5. Memiliki KTP yang masih berlaku.
Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan, dapat mengirimkan surat lamaran lengkap beserta pas foto ke hosanamedica.cb_recruitment@yahoo.co.id /anisa_agusthin0808@yahoo.com
atau bisa langsung kirimkan ke alamat
Jln. Anggrek B2/2 Jababeka,Cikarang – Bekasi.
Pelamar yang lolos syarat administrasi akan dihubungi untuk melakukan tes wawancara.
-- Download REKAM MEDIS - Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang Baru as PDF --
Rekam Medis – RSIA Masmitra
RSIA Masmitra membutuhkan segera lulusan D3 rekam medis
RSIA Masmitra
Jl. Kelurahan Jatimakmur No.40
Pondok Gede Bekasi
atau
email dhaniamasmitra@gmail.com
Read More..
- Pria/wanita
- Max usia 30 tahun
- Diutamakan berpengalaman 1 tahun dibidangnya, terbuka untuk lulusan baru
- Bersedia bekerja dengan sistem shift
RSIA Masmitra
Jl. Kelurahan Jatimakmur No.40
Pondok Gede Bekasi
atau
email dhaniamasmitra@gmail.com
Case-Mix : Upaya Pengendalian Biaya Pelayanan Rumah Sakit Di Indonesia
Hosizah, SKM, MKM.
Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Esa Unggul Jakarta
Biaya kesehatan di Indonesia cenderung meningkat yang disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah pola penyakit degeneratif, orientasi pada pembiayaan kuratif, pembayaran out of pocket (fee for service) secara indivi-dual, service yang ditentukan oleh provider, teknologi canggih, perkembangan (sub) spesialisasi ilmu kedok-teran, dan tidak lepas juga dari tingkat inflasi. Dengan kondisi dan situasi yang ada seperti ini maka akses dan mutu pelayanan kesehatan terancam, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. Hal ini menyebabkan derajat kesehatan masyarakat semakin rendah. Kondisi tersebut diperparah dengan tarif rumah sakit yang tidak standar, sehingga masing-masing rumah sakit cenderung menetapkan tarif sendiri. Dalam upaya menstandartkan tarif tersebut, pemerintah melalui Departemen Kesehatan melakukan beberapa upaya satu di antaranya adalah Sistem Case-mix, yang akan diujicobakan pada tahun 2008. Sistem Case-mix merupakan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan mutu, pemerataan dan keterjangkauan, yang merupakan unsur-unsur dalam mekanisme pembayaran Biaya Pelayanan Kesehatan untuk pasien yang berbasis kasus campuran.
Tingkat kesehatan penduduk Indonesia masih relatif rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Angka kematian ibu masih sekitar 390 per 100.000 kelahiran hidup, sementara di Philipina 170, Vietnam 160, Thailand 44 dan Malaysia 39 per 100.000 kelahiran hidup. Hal ini berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan besarnya biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah ataupun masyarakat untuk kesehatan dan besarnya cakupan asuransi kesehatan. Kontribusi pemerintah untuk biaya kesehatan hanya sebesar 26,1 persen. Sedang-kan kontribusi dari swasta mencapai 74,9 persen yang sebagian besar dikeluarkan langsung dari saku masyarakat (direct payment out of pocket) pada waktu mereka jatuh sakit, hanya sedikit biaya kesehatan yang dikeluarkan dengan menggunakan mekanisme asuransi atau perusahaan (6-19 %).
Saat inipun Indonesia mengalami “TRIPLE BURDEN”, yaitu:
Penyakit lama (Old Problem) belum terpecah-kan seperti penyakit infeksi dan kurang gizi
Penyakit lama yang muncul kembali (re-emerging problem) seperti meningkatnya kasus-kasus malaria, dan tuberkulosa
Timbulnya masalah baru (emerging problem) berupa penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, penyakit degenaratif, masalah NAPZA, munculnya penyakit baru HIV/AIDS dan Avian Influenza.
Sistem Pelayanan Kesehatan
Sistem Pelayanan kesehatan dapat
diidenti-fikasi dalam berbagai komponen yaitu: Pemerintah; masyarakat;
pihak ketiga yang menjadi sumber pembiayaan misalnya PT Askes, JPKM,
Perusahaan Asuransi; Penyedia pelayanan, termasuk industri obat dan
tempat-tempat pendidikan tenaga keseha-tan serta bantuan luar negeri
Pelayanan Rumah Sakit
Tidak dapat dihindari bahwa peranan sektor swasta akan bertambah besar, yang disebabkan kare-na meningkatnya sosial ekonomi penduduk, jumlah penduduk yang dilayani bertambah dan adanya kesadaran akan kualitas pelayanan yang baik
Tumbuhnya rumah sakit terutama di kota-kota besar, menyebabkan tingkat kompetisi antar rumah sakit terutama swasta cukup tinggi. Dengan tingkat kompetisi yang tinggi, maka akan diikuti dengan segala upaya setiap rumah sakit untuk mem-pertahankan keberadaannya. Hanya rumah sakit yang dapat menyediakan layanan yang bermutu dengan pembiayaan yang relatif rendah dapat unggul dalam kompetisi ketat tersebut.
Dari sisi peyelenggara pelayanan kesehatan, biaya pelayanan kesehatan mempunyai pengertian sejumlah dana yang harus disediakan untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Sedangkan dari sisi pengguna jasa, biaya pelayanan kesehatan mempunyai arti sejumlah dana yang perlu disedia-kan oleh pengguna jasa untuk mendapatkan pelaya-nan kesehatan.
Perlu diketahui beberapa faktor yang diasumsikan terkait erat dengan biaya pelayanan rumah sakit. Secara spesifik, Feldstein (1983) menggambarkan faktor-faktor yang berhubungan dengan biaya rata-rata layanan di rumah sakit yaitu sebagai berikut :
Jumlah tempat tidur yang ada di rumah sakit
Jenis penderita menurut klasifikasi diagnosis
Mutu layanan yang dapat diukur dengan tinda-kan atau pemeriksaan penunjang yang dilaku-kan
Derajat beratnya penyakit yang dapat diukur dengan jumlah operasi yang dilakukan
Penyesuaian rumah sakit berdasarkan upah yang diberikan kepada tenaga RS
Tingkat efisiensi layanan
Program pendidikan yang dilakukan di RS
Jumlah penderita raawat jalan, dan lain-lain
Inflasi Sektor Kesehatan
Sektor kesehatan (secara keseluruhan) mengalami inflasi di seluruh dunia diperkirakan diatas inflasi ekonomi. Penyebab inflasi tersebut antara lain :
Indemnity Health Insurance
Medical Technology
Demand, karena konsumer juga berpengaruh meminta pelayanan yang berkualitas dan meng-gunakan alat-alat canggih
Komponen non-medis seperti pemenuhan kebu-tuhan convenience dan amenities
Defensive medicine, sehingga dokter melakukan pemeriksaan/prosedur diagnostik selengkap-lengkapnya untuk menghindari gugatan mal-praktek
Meningkatnya proporsi penduduk usia lanjut yang menyebabkan meningkatnya insiden penyakit kronis
Pembahasan
Pengendalian Biaya Pelayanan Rumah Sakit
Untuk menanggulangi inflasi yang terjadi
adalah dengan melakukan cost containment yang meliputi setiap upaya
untuk mengendalikan biaya pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Upaya cost containment yang dapat dilakukan di rumah sakit antara lain :
a. Meningkatkan efisiensi
Efisiensi yang dapat dilakukan adalah:
1. Economic Efficiency
Disebut juga dengan penggunaan input yang biayanya rendah
Contohnya:
- menggunakan obat generic karena obat-obat generic relative lebih murah
- drug utilization review untuk menge-tahui penyimpangan-penyimpangan
yang terjadi dalam kaitannya dengan tingkat penggunaan obat secara
kuan-titatif maupun kualitatif.
- menggunakan tenaga kesehatan yang lebih efisien
- menggunakan alat-alat yang lebih sesuai/tidak perlu canggih disesuaikan dengan kebutuhan
2. Technical in efficiency
Menghilangkan pemborosan yang bersifat teknis akibat dari kombinasi sumber daya yang tidak sesuai
Contohnya :
Terdapat alat canggih di rumah sakit tetapi pada kenyataannya tidak
memiliki operator sehingga harus mendatangkan dari pihak luar yang
membutuhkan cost tinggi
3. Scale Efficiency
Efisiensi yang berkaitan dengan besarnya investasi yang sangat rawan untuk terjadi inflasi
b. Sistem Pembayaran
Sistim pembayaran prospektif kepada PPK akan mengendalikan kecenderungan
supply induced demand, yakni kecenderungan mendorong ting-kat
penggunaan utilisasi pelayanan kesehatan apabila PPK masih dibayar
tunai.
c. Standarisasi Pelayanan
Standarisasi pelayanan secara medis dan stan-darisasi pelayanan
administratif merupakan bagian yang penting dari pengendalian biaya
(cost containment, cost effectiveness, quality control). Tanpa standar
yang jelas, akan sulit memprediksi dan mengendalikan biaya, artinya
ketidak pastian akan semakin besar karena sifat dari pelayanan kesehatan
adalah kebutuhan yang tidak dapat diprogramkan.
d. Pembinaan, promosi dan peyuluhan kesehatan
Adalah upaya sistematis dan terencana untuk mengarahkan pelayanan kesehatan pada upaya promotif, preventif dan edukatif.
e. Mengembangkan kesadaran akan biaya
Bertujuan agar kita berperilaku hemat sehingga cost bisa ditekan menjadi
lebih murah. Kegiatan ini harus disosialisasikan sehingga dapat
meningkatkan motivasi pada seluruh karyawan
f. Intervensi teknis
Mencari peluang-peluang untuk menghemat pengeluaran, yaitu dengan
melakukan cost analysis. Hal yang tidak lepas dari masalah analisis
biaya adalah perhitungan unit cost yang merupakan kebutuhan bagi rumah
sakit yang berguna untuk:
• Penentuan tarif
• Analisis Efisiensi
• Perencanaan anggaran rumah sakit
• Analisis Break even
g. Hospital Investment Control
Menghindari investasi yang tidak optimal dengan melakukan studi
kelayakan terlebih dahulu antara lain dengan Cost Effectiveness Analysis
dan Cost Benefit Analysis.
Cara lain adalah dengan keharusan menda-patkan certificate- of-need
sebelum melakukan investasi untuk peralatan dan pelayanan yang mahal.
h. Penggunaan Sistem Casemix
Sistem Casemix merupakan sistem pengklasifi-kasian penyakit yang
menggabungkan jenis penyakit yang dirawat di RS dengan biaya
kese-luruhan pelayanan yang terkait. Sistem Casemix berhubungan dengan
mutu, pemerataan, dan mekanisme pembayaran untuk pasien berbasis kasus
campuran. Secara umum sistem casemix digunakan dalam hal Quality
Assurance Program, Komunikasi dokter – direktur RS dan staf medical
record, perbaikan proses pelaya-nan, anggaran, profilling, benchmarking,
qua-lity control, dan sistem pembayaran.
Pada sistem ini yang paling banyak digunakan adalah Diagnostik Related Group (DRG)
Pembiayaan Rumah Sakit
Akibat perubahan sistem layanan kesehatan yang ada sekarang ini dan dengan meningkatnya biaya kesehatan maka pembiayaan rumah sakit dengan menggunakan Asuransi Kesehatan menjadi hal yang dibutuhkan, dalam asuransi kesehatan sistem managed care menjadi salah satu pemecahan masalah.
Managed Care merupakan suatu sistem yang terintegrasi dalam pembiayaan dan layanan yang tepat serta sesuai bagi peserta dengan meng-gunakan satu atau lebih elemen-elemen berikut ini :
Pengaturan dengan unit layanan tertentu untuk memberikan jasa medik yang komprehensif
Seleksi unit layanan harus memenuhi standar
Pelaksanaan program dalam rangka perbaikan mutu dan utilization review
Penekanan agar peserta tetap sehat sehingga utilisasi berkurang
Insentif berupa uang bagi para peserta untuk menggunakan unit layanan yang ditetapkan dan mengikuti prosedur yang ditentukan oleh plan
Ciri dari managed care yang dapat dilakukan adalah:
Utilization review yang ketat
Monitoring dan analisis pola praktek dokter
Memakai dokter umum dan tenaga medik lain-nya untuk mengelola pasien
Menciptakan layanan kesehatan dengan kualitas yang tinggi dan efisien
Faktor utama dalam managed care yang harus dilakukan adalah :
Mengelola pembiayaan dan pemberian jasa kesehatan
Menggunakan teknik kendali biaya
Membagi risiko keuangan antara provider dan asuransi
Mengatur dan mengelola utilisasi dari layanan kesehatan
Managed Care memiliki kekuatan dalam mengendalikan biaya dan kualitas pelayanan bagi pesertanya, kondisi ini mengarahkan rumah sakit untuk membentuk dan menggunakan sistem dan susunan baru dalam bekerja dengan para dokter, yaitu organisasi Rumah Sakit-Dokter (Physician-hospital Organization/PHO). PHO merupakan salah satu bentuk rancangan yang dapat digunakan untuk memudahkan beban bagi RS dan dokter untuk menyesuaikan dengan managed care.
Saat ini sangat perlu sekali untuk
mensiner-gikan antara RS, dokter dan perusahaan asuransi sehingga dapat
mengevaluasi dan bernegosiasi dalam kontrak managed care. PHO menjadi
kendaraan bagi rumah sakit dan dokter untuk membangun aliansi ekonomi
dalam sistem terpadu dengan pihak asuransi sehingga terjalin ikatan
bersama sama secara fiscal untuk melaksanakan pelayanan yang cost
effective dan pemberian pelayanan yang baik.
Pertanyaan yang mungkin timbul adalah apakah mungkin dokter bekerja
dalam suasana managed care dengan pembiayaan yang berbasis pada prinsip
asuransi kesehatan?
Hal yang menjadi tantangan adalah:
- Bagaimana kesiapan dan kemauan para dokter dan rumah sakit untuk
menerima risiko finansial dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada
pasien dengan komitmen kendali biaya-kendali mutu
- Kesiapan pengurangan otonomi para dokter terutama bagi para dokter
spesialis, sehingga mereka tidak bisa semaunya sendiri melakukan
pembedahan dan pengobatan.
- Kesiapan masyarakat untuk menerima pemba-tasan bagi
pelayanan-pelayanan yang tidak perlu, maupun pembatasan pada jenis
provider.
Case Mix
Sistem Case-mix adalah sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan mutu, pemerataan dan keterjangkauan, yang meru-pakan unsur-unsur dalam mekanisme pembayaran biaya pelayanan kesehatan untuk pasien yang berbasis kasus campuran Pengertian Case-mix. Pada Case-mix membutuhkan 14 variabel yang diperoleh dari data rekam medis antara lain:
Identitas pasien (misal, nomor RM,dll)
Tanggal masuk RS
Tanggal keluar RS
Lama hari rawat (LOS)
Tanggal lahir
Umur (th) ketika masuk RS
Umur (hr) ketika masuk RS
Umur (hr) ketika keluar RS
Jenis kelamin
Status keluar RS (Outcome)
Berat Badan Baru lahir (gram)
Diagnosis Utama
Diagnosis sekunder (komplikasi & Ko-morbiditi)
Prosedur/pembedahan utama
Dapat disimpulkan bahwa Pelayanan
kesehatan dengan mutu yang baik dan biaya terjangkau menjadi harapan
bagi seluruh masyarakat. rumah sakit merupakan pemberi pelayanan
kesehatan yang utama yang harus melakukan pengendalian biaya dan
pengen-dalian mutu dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Pengembangan pelayanan rumah sakit dengan pembiayaan atau pembayaran
yang terstandar akan dapat memberikan banyak keun-tungan baik bagi
pasien, penyedia pelayanan kese-hatan dan pihak penyandang dana lainnya.
Selain itu juga bisa dapat dilakukan evaluasi mutu pelayanan dengan
mudah.
Referensi :
Abdelhak Mervat, “Health Information Mana-gement of Strategic Resources”, Second Edition, W.B. Saunders Company, USA, 2001.
Baldor R.A, “Managed Care: Made Simple Blackwell science”, Massachusetts, 1996.
BPPSDMK, Depkes RI, “Penggunaan Sistem Casemix untuk Tekan Biaya Kesehatan”.
Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik-Depkes RI, “Pengenalan Sistem
Case-Mix & Apli-kasi Penggunaannya di Rumah Sakit, Pertemuan
Konsolidasi Penerapan Coding System & Software Casemix RS di
Indonesia”, 2006.
Gani A, “Pembiayaan Kesehatan Di Era Otonomi”, Seminar dan Diskusi Panel Nasional. Stra-tegi dan Kebijakan daerah dalam optima-lisasi sumber daya manusia dan pembiayaan kesehatan, 2001.
Kongstvedt P.R, “The Managed Health Care Handbook”, An Aspen Publication, Maryland, 1998.
Sjaaf Amal C, “Program Cost Containment di Rumah Sakit; Tanggapan dalam Meng-antisipasi Perkembangan Teknologi Kese-hatan di Indonesia”, Cermin Dunia Kedok-teran Edisi Khusus No 90, 1994.
Trisnantoro L, “Prinsip-Prinsip Asuransi Kesehatan Untuk Mahasiswa Kedokteran Dan Residen”, FK UGM, Yogyakarta.
Thabrany H, “Asuransi Kesehatan Pilihan Kebijakan Nasional”, FKM UI, Jakarta, 1998.
-- Download Case-Mix : Upaya Pengendalian Biaya Pelayanan Rumah Sakit Di Indonesia as PDF --
Jumat, 04 November 2016
Syukuran Akreditasi A Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul
Syukuran Akreditasi A Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul
Syukuran Akreditasi A Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul
Pada hari rabu, 2 Novermber 2016 Prodi
D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan mengadakan syukuran atas
dicapainya Akreditasi A Prodi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
di ruang 811, lantai 8 gedung utama Universitas Esa Unggul .
Acara dimulai dari sambutan Kaprodi
Rekam Medis Lily Widjaya, SKM, MM, Dekan Fikes Dr. Aprilita Rina Yanti
Eff, M. Biomed, Apt, dan Rektor Universitas Esa Unggul Dr. Ir. Arief
Kusuma AP., MBA. Acara juga di hadiri oleh Wakil Rektor dan segenap
jajaran Dekan dan Program Studi lannya dan pada akhirnya acara di tutup
dengan doa bersama dan makan siang.
Program D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul
adalah sebagai pelopor pendirian dan merupakan program studi D3 Rekam
Medik dan Informasi Kesehatan yang pertama di Indonesia (sejak 1989);
memiliki ijin penyelenggaraan dari Kementrian Pendidikan Nasional dan
Pembinaan dari Kementrian Kesehatan, Status Terakreditas (A), baik dari
Kementrian Pendidikan Nasional ataupun dari Kementrian Kesehatan.
Selamat atas akreditasi ini kepada seluruh Dosen dan Staf RMIK, kami turut bangga atas keberhasilan ini. (RZR)
Jumat, 21 Oktober 2016
Selamat Kepada 3 Tim Pemenang Mahasiswa Universitas Esa Unggul Program Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tertulis dan Artikel Ilmiah untuk Mendapat Pendanaan Tahun 2017 oleh Kemenristek dan Pendidikan Tinggi
Selamat Kepada 3 Tim Pemenang Mahasiswa Universitas Esa Unggul Program Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tertulis dan Artikel Ilmiah
Selamat Kepada 3 Tim Pemenang Mahasiswa Universitas Esa Unggul Program Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tertulis dan Artikel Ilmiah untuk Mendapat Pendanaan Tahun 2017 oleh Kemenristek dan Pendidikan Tinggi
Pada tanggal 20 Oktober 2016 sudah
diumumkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan
pemenang Program Kreativitas penulisan Artikel Ilmiah (AI) dan Gagasan
Tertulis (GT) 2016 telah terpilih sebanyak 500 judul. PKM-GT sebanyak
400 judul, PKM-AI sebanyak 80 judul dan PKM-GT PIMNAS sebanyak 20 judul
memperoleh nilai tertinggi dan layak untuk diberi penghargaan sebesar
Rp. 3.000.000,- ( tiga juta rupiah ) per judul.
Berikut ini adalah 2 (dua) Judul PKM
Gagasan Tertulis dan 1 (satu) judul PKM Artikel Ilmiah dari mahasiswa
Universitas Esa Unggul:
1. PKM Artikel Ilmiah
Dengan Judul : “Aktivitas Antibiotik Ekstrak Mikroba Actinomycetes Yang Diisolasi Dari Perairan Laut Kepulauan Seribu Provinsi Dki Jakarta Terhadap Mycobacterium Tuberculosis Galur Labkes-026: Pemanfaatan Kekayaan Laut Indonesia Sebgai Terobosan Baru Terapi Tuberculosis Multi Drug Resistant”
Dengan Judul : “Aktivitas Antibiotik Ekstrak Mikroba Actinomycetes Yang Diisolasi Dari Perairan Laut Kepulauan Seribu Provinsi Dki Jakarta Terhadap Mycobacterium Tuberculosis Galur Labkes-026: Pemanfaatan Kekayaan Laut Indonesia Sebgai Terobosan Baru Terapi Tuberculosis Multi Drug Resistant”
Ketua : Catherine Hermawan Salim (2013-66-164)
Anggota : Esti Esterlina Senandi ( 2014-66-004), Rika Mariana Fitria (2013-66-014)
Pembimbing : Abdul Chalik Meidian, Amd.FT., SAP., M.Fis.
Anggota : Esti Esterlina Senandi ( 2014-66-004), Rika Mariana Fitria (2013-66-014)
Pembimbing : Abdul Chalik Meidian, Amd.FT., SAP., M.Fis.
2. PKM Gagasan Tertulis
Dengan Judul : “Electric Reconnaissance Glasses (ERG): Kaca Mata Anti Tidur dengan Eye Detector dan Electrical Stimulation Guna Meningkatkan Fokus Wakil Rakyat”
Dengan Judul : “Electric Reconnaissance Glasses (ERG): Kaca Mata Anti Tidur dengan Eye Detector dan Electrical Stimulation Guna Meningkatkan Fokus Wakil Rakyat”
Ketua : Ilmi Kamila (2013-66-144)
Anggota : Astri Wahdini ( 2013-66-264), Angga Darmawan Riyanto P (2014-33-006)
Pembimbing : Arief Suwandi, S.T.,M.T.
Anggota : Astri Wahdini ( 2013-66-264), Angga Darmawan Riyanto P (2014-33-006)
Pembimbing : Arief Suwandi, S.T.,M.T.
3. PKM Gagasan Tertulis
Dengan Judul :”Strategi Pengembangan UMKM Pedesaan Menuju Entrepreneurs Village Pada Pasar Global”
Dengan Judul :”Strategi Pengembangan UMKM Pedesaan Menuju Entrepreneurs Village Pada Pasar Global”
Ketua : Hutami Adhiningsih (2015-12-121)
Anggota : Azzah Azizah As-Sahih ( 2014-71-065), Rizky Oktamara (2013-81-044)
Pembimbing : Ir. Jatmiko, M.M.
Anggota : Azzah Azizah As-Sahih ( 2014-71-065), Rizky Oktamara (2013-81-044)
Pembimbing : Ir. Jatmiko, M.M.
Download SK dan Artikel dibawah ini :
Senin, 10 Oktober 2016
Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Lulusan Program Studi D III Rekam Medis & Informasi Kesehatan Dan Program Studi D IV Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Lulusan Program Studi D III Rekam Medis & Informasi Kesehatan Dan Program Studi D IV Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Dalam acara pelantikan dan pengambilan
sumpah lulusan program studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
dan Program Studi DIV Manajemen Informasi Kesehatan yang dilaksanakan
pada tanggal 07 Oktober 2016 lalu dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu
Kesehatan Ibu Dr. Aprilita Rina Yanti Eff, M. Biomed, Apt. Sebagai tamu
kehormatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinfi DKI Jakarta
yaitu Ibu Lia Sumarti, SKM., MKM serta Ketua Umum DPD PORMIKI DKI Ibu
Sri Setia Utami, SKM dan DPP PORMIKI Bpk. Eman Sulaeman, SKM.
Dengan acara sebagai berikut:
Pelantikan dan pengambilan sumpah tenaga kesehatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta
Pelantikan dan pengambilan Sumpah Profesi oleh Ketua Umum DPD PORMIKI DKI JAKARTA.
Acara selanjutnya adalah Pengukuhan
tenaga kesehatan RMIK dan MIK oleh rohaniwan sesuai agama
masing-masing. Penandatanganan naskah sumpah, bagi yang beragama Islam
diwakili oleh Sdr.Ahmad Jamaludin, bagi yang beragama Kristen Protestan
diwakili oleh Sdri.Apriliana Sihombing, bagi yang beragama Katolik
diwakili oleh Sdri.Avenia Dionisia Menna, bagi yang beragama Hindu
diwakili oleh Sdri Rustiana Risna Yanti.
Foto Bersama Tamu, Kaprodi dan Dekan serta Para Lulusan
Pengambilan profesi sesuatu yang sangat
sakral. Kepada lulusan program studi DIII Rekam Medis dan Informasi
Kesehatan dan Program Studi DIV Manajemen Informasi Kesehatan
Universitas Esa Unggul diharapkan supaya dapat bekerja dengan baik dan
benar sesuai UU yang sudah ada. Lakukan semua pekerjaan pelayanan sesuai
dengan sumpah janji.
Jumat, 07 Oktober 2016
Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Lulusan Program Studi D III Rekam Medis & Informasi Kesehatan Dan Program Studi D IV Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Lulusan Program Studi D III Rekam Medis & Informasi Kesehatan Dan Program Studi D IV Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Dalam acara pelantikan dan pengambilan
sumpah lulusan program studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
dan Program Studi DIV Manajemen Informasi Kesehatan yang dilaksanakan
pada tanggal 07 Oktober 2016 lalu dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu
Kesehatan Ibu Dr. Aprilita Rina Yanti Eff, M. Biomed, Apt. Sebagai tamu
kehormatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinfi DKI Jakarta
yaitu Ibu Lia Sumarti, SKM., MKM serta Ketua Umum DPD PORMIKI DKI Ibu
Sri Setia Utami, SKM dan DPP PORMIKI Bpk. Eman Sulaeman, SKM.
Dengan acara sebagai berikut:
Pelantikan dan pengambilan sumpah tenaga kesehatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta
Pelantikan dan pengambilan Sumpah Profesi oleh Ketua Umum DPD PORMIKI DKI JAKARTA.
Acara selanjutnya adalah Pengukuhan
tenaga kesehatan RMIK dan MIK oleh rohaniwan sesuai agama
masing-masing. Penandatanganan naskah sumpah, bagi yang beragama Islam
diwakili oleh Sdr.Ahmad Jamaludin, bagi yang beragama Kristen Protestan
diwakili oleh Sdri.Apriliana Sihombing, bagi yang beragama Katolik
diwakili oleh Sdri.Avenia Dionisia Menna, bagi yang beragama Hindu
diwakili oleh Sdri Rustiana Risna Yanti.
Pengambilan profesi sesuatu yang sangat
sakral. Kepada lulusan program studi DIII Rekam Medis dan Informasi
Kesehatan dan Program Studi DIV Manajemen Informasi Kesehatan
Universitas Esa Unggul diharapkan supaya dapat bekerja dengan baik dan
benar sesuai UU yang sudah ada. Lakukan semua pekerjaan pelayanan sesuai
dengan sumpah janji.
Senin, 15 Agustus 2016
Uji Coba Pelaksanaan Asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan 2016
Dalam rangka pelaksanaan amanat Undang –
Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan pada pasal 9 yang
menyatakan bahwa kualifikasi pendidikan minimum tenaga kesehatan adalah
Diploma III, telah dilakukan pengembangan Program Percepatan Peningkatan
Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan yang belum Diploma III melalui
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Institusi Pendidikan Tenaga
Kesehatan, Asosiasi Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan, Organisasi
Profesi dan tim RPL Kemenristek Dikti telah menyusun Petunjuk Teknis dan
Prosedur pelaksanaan Pengakuan Capaian Pembelajaran/RPL Bidang
Kesehatan. Berkaitan dengan hal tersebut, kami sampaikan bahwa
pelaksanaan Uji Coba Pelaksanaan Asesmen Rekognisi Pembelajaran Lampau
untuk tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan akan dilaksanakan
pada hari Jum’at tanggal 12 Agustus 2016 di Universitas Esa Unggul
Jakarta.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)